Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Konsumsi Kalsium Dan Status Gizi Anak SDN 2 Ampenan Kecamatan Sekarbela

Febriyana Ramdhani Utami, Aladhiana Cahyaningrum, Susilo Wirawan

Abstract


This Study to identify the relationship with the mother's knowledge level of calcium intake and nutritional status of SDN 2 Ampenan District of Sekarbela. The National Food Widya Karya X (WKNPG X) 2012 has been issued AKG 2012, which makromineral adequacy of calcium of 1000 mg per day for children aged 7-9 years, and 1200 mg for children aged 10-12 years. Average consumption of calcium per day by 30% of Indonesia's population, or 300 mg per day, under the instigation WKNPG 2012 that recommended. Calcium needs can be met through a variety of foods, such as meat, fish, milk, vegetables, and fruit. The study design uses observational study, based on the terms of the time of this study using cross-sectional approach,  the objective of this study was the students of SDN 2 Ampenan aged 7-9 years and 10-15 years and ibu-ibu of students of SDN 2 Ampenan. Samples were obtained as many as 38 people, which will be measured weight and height, then 2x24 hour recall interviews were conducted, but it is also done interviews and FFQ questionnaires to the respondents. To determine which variables are examined using analysis with SPSS 16.0 for Windows with Spearman Rank test with a significance level of 0.05. the result shows of the 38 samples studied most (97.36%) aged 10-15 years, and the remainder (2.6%) aged 7-9 years, the nutritional status of a sample of normal category 76.32%, and 100% levels of calcium intake deficits, as well as the level of knowledge of respondents 76.32% lower.  Then, the conclusion is there is no relationship with the level of knowledge of the nutritional status, there was no association between calcium intake and nutritional status, and there is a correlation between the level of knowledge with calcium intake.

Full Text:

PDF

References


Almatsier, Sunita. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia. Jakarta. Hal : 233-243.

Badan Akreditasi Nasional. 2012. Badan Akreditasi Propinsi Sekolah/Madrasah Provinsi NTB, SDN 2 Ampenan. www.ban.com. Hal : 1-2. Diunduh 01/11/2013.

Cynthia, Adisty Anggraeni. 2012. Asuhan Gizi Nutritional Care Process. Graha Ilmu. Jakarta. Hal : 16-19.

Damanik, Harry. 2010. Pola Makan Dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Di Desa Perbukitan Dan Desa Tepi Danau Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, 2010. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Medan. Hal : 7-8. Diunduh 22/09/2013.

Damar. 2011. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan. http:damar.bogspot. Hal : 1. Diunduh 01/07/2014.

Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. 2009. Gizi Dan Kesehatan Masyarakat. Rajawali Pers. Jakarta. Hal : 180-182.

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Departemen Ketahanan Pangan. 2013. Tingkat Konsumsi Daging, Susu, dan Telur. www. deptan.go.id. Hal : 23-27. Diunduh 20/09/2013.

Fikawati, Sandra dkk. 2005. Faktor yang Berhubungan dengan Asupan Kalsium

pada Remaja di Kota Bandung. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyaratkat Universitas Indonesia Jurusan Gizi Kesehatan Masyarakat. www.srcib.com. Hal : 27. Diunduh 02/08/2014.

Hapsari, Irma Budi. 2009. Abstrak Hubungan Tingkat Konsumsi Energi, Protein dan Zat Besi dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Desa Mojolegi Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali 2009. Skripsi Universitas Diponegoro. www.eprints.undip.ac.id. Hal : 01. Diunduh 01/08/2014.

Hasan, Iqbal. 2003. Pokok-Pokok Materi Statistik 1. Bumi Aksara. Jakarta. Hal : 227.

Inaya, Muntarina. 2013. Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Kebutuhan Gizi pada Anak Usia Toodler (1-3 Tahun) di Kelompok Bermain Sekar Melati Papahan Tasikmadu Tahun 2013. Karya Tulis Ilmiah STIKes Kusuma Husada Surakarta. www.srcib.com. Hal : 3. Diunduh 01/08/2014.

Istibisyarah, Istib. 2011. Umur Merupakan Salah Satu Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Kesehatan. www.srcib.com. Hal : 1-4. Diunduh 01/08/2014.

Kartono, Djoko, dkk. 2012. PDF : Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi X. Penyempurnaan Kecukupan Gizi Untuk Orang Indonesia, 2012. Hal : 8-9. www.wnpg.lipi.go.id. Diunduh 17/10/2013.

Laelatul, Dewi Badriah. 2011. Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. PT. Refika Aditama. Jakarta. Hal : 82, 86.

Laporan Riskesdas 2010. Prevalensi Status Gizi Anak Tinggi Badan Menurut Umur dan Indeks Masa Tubuh (IMT) Menurut Umur Anak Usia 6-12 Tahun dan Karakteristik Kepala Keluarga Responden Kategori Pendidikan. Hal : 45.

Marmi. 2013. Kesehatan Reproduksi. Pustaka Pelajar. Jakarta . Hal : 148-151

Mien, Mahmud. Hermana, dkk. 2008. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Kompas Gramedia. Jakarta. Hal : 1, 8, 9, 21-22.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. PT.Rineka Cipta. Jakarta. Hal : 136-5137, 140-142.

Suciati, Laila. 2008. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Kalsium dan Frekuensi Konsumsi Kalsium Serta Asupannya dengan Status Gizi Anak Usia 4-6 Tahun di Tk Islam Al-Husna Bekasi. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Hal. 1-4. www.digilib.unimus.ac.id. Diunduh 21/09/2013

Suhardjo. 1989. Sosio Budaya Gizi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas Pangan Dan Gizi Insistut Pertanian Bogor. Hal 27-29, 188, 212.

Supariasa, Bachyar Bakri, dan Ibnu Fajar. 2001. Penilaian Status Gizi. EGC. Jakarta. Hal : 27, 60-61, 94-95.




DOI: https://doi.org/10.32807/jgp.v1i1.73

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Gizi Prima

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.